Sunday, November 26, 2017

Mesin cutting sticker

Seperti pada namanya, mesin cutting sticker lebih banyak difungsikan untuk membuat cutting sticker, tersedia beragam ukuran dan merk yang ada di pasaran, produk asal Jepang dan China yang paling banyak mendominasi.

Selain digunakan pada bahan sticker, juga digunakan untuk memotong bahan polyflex, yaitu bahan yang biasa digunakan untuk pembuatan sablon digital, juga juga pada beberapa jenis bahan lainnya.

Mesin cutting sticker Jepang

Jenis mesin cutting sticker Jepang dikenal memiliki kualitas yang bagus, tingkat akurasi dan presisinya juga tidak perlu diragukan lagi, bisa digunakan untuk memotong font dengan ukuran kecil hingga 3 mm, serta kemudahan dalam pemakaian.

Ada tiga merk asal Jepang yang populer di Indonesia, yaitu:
  • Graphtec
  • Mimaki
  • Roland
Untuk ukuran area potong, tersedia pilihan lebar 60 cm dan 1,2 meter, kecepatan potong dari ketiga merk tersebut juga tergolong baik, bisa digunakan langsung melalui Coreldraw ataupun Adobe Illustrator, sehingga lebih mudah dalam pengoperasiannya.

Kelemahan dari brand asal Jepang adalah pada harga jualnya yang tergolong tinggi, seperti contohnya adalah harga mesin cutting sticker Roland yang lebih dari 20 juta, itu untuk yang memiliki bidang area potong 60 cm, namun memang sesuai dengan kualitasnya.

Pada saat ini untuk brand asal Jepang yang populer digunakan adalah mesin cutting Graphtec, dan Graphtec sendiri untuk harganya memang sedikit lebih murah jika dibandingkan dengan brand asal Jepang yang lainnya.

Mesin cutting sticker China

Dari segi kualitas, untuk brand asal China memang tidak sebanding dengan brand asal Jepang seperti Graphtec, namun bukan berarti tidak bagus dan tidak dapat dipergunakan, karena masih tetap dapat digunakan untuk memotong dengan hasil yang baik.

Brand asal China banyak dipilih karena harganya yang jauh lebih murah, dan ada banyak merk yang tersedia di pasaran, seperti:
Kemampuannya sendiri juga berbeda, ukuran yang tersedia lebih bervariasi, mulai dari lebar area potong 30 cm, sampai dengan 120 cm, akurasi hasil potongnya memang tidak seperti brand asal Jepang, tetapi masih bisa dibilang bagus.
Ukuran terkecil yang dapat dipotong oleh brand asal China ini biasanya sekitar 3 mm, meskipun ada juga yang mengkalim dapat memotong hingga 2 mm untuk font, sedangkan untuk potong garis biasa bisa 1 mm.
Sebagai catatan, untuk brand asal China tidak semuanya memiliki service center resmi, jadi ada baiknya pada saat ingin melakukan pembelian, tanyakan mengenai ketersediaan spare parts, dan tempat service, karena pasti dibutuhkan sewaktu-waktu.

Mesin cutting sticker C-cut

Merk C-cut mungkin tidak sepopuler Jinka atau Teneth, tetapi dari kemampuannya dibandingkan dengan brand asal China lainnya masih lebih baik, memiliki tingkat akurasi yang bagus, serta lebih presisi.
Yang paling banyak digunakan dari merk ini adalah yang memiliki lebar area potong 30 cm, biasanya lebih akrab di dengar sebagai mesin cutting polyflex, ini karena memang sebagian besar digunakan untuk memotong bahan polyflex.

Beberapa kelebihan dari mesin cutting sticker a4 ini antara lain:
1. Intelligent & automatic contour cut, red dot positioning and accurate cutting
2. Roland blade and holder
3. Professional signmster software
4. The max cutting speed is 300mm/s
5. The cutting fource is 0 - 500g
6. Don’t need driver, smart install and easy opeartion
7. Attractive and durable

Daftar harga mesin cutting sticker

Harga mesin cutting sticker bervariasi, tergantung dari ukuran, tipe, dan merk mesin tersebut, untuk produk asal China jauh lebih murah dibandingkan dengan brand asal Jepang, untuk gambarannya adalah sebagai berikut:
  • Graphtec 60 cm: Rp. 19 juta
  • Mimaki 60 cm: Rp. 19,5 juta
  • Roland 60 cm: Rp. 22 juta
  • King Rabbit 70 cm: Rp.. 8,5 juta
  • King Rabbit 120 cm: Rp. 10,5 juta
  • C-cut 30 cm: Rp. 4,8 juta
  • Silhouette CAMEO 30 cm: Rp. 5,5, juta
Namun itu hanya gambaran saja, bukan merupakan harga pastinya, karena harganya sendiri tidak tetap, untuk garansi dari brand asal Jepang rata-rata adalah satu tahun, sedangkan brand asal China tidak semuanya memberikan garansi.

Mesin cutting sticker terbaik

Sulit untuk menentukan yang terbaik, karena banyak faktor yang berpengaruh, tidak hanya dilihat dari hasil potong dan harganya saja, tetapi juga support serta aftersalesnya, meskipun faktor utama tetap dilihat dari kinerja dan hasilnya.

Akurasi dan presisi dari hasil potong bisa dilihat dari sudut serta ukuran terkecilnya, untuk produk China bisa dicoba memotong lingkaran kecil, jika titak awal dan akhir tepat maka bisa dipertimbangkan, lalu kemudian dilihat dari sudut hasil potong gambar atau huruf.

Penutup

Apabila berniat untuk membeli cutting plotter, ada baiknya dilihat langsung kinerja mesin yang bersangkutan, apabila tidak memungkinkan, bisa dilihat melalui video, lalu sempatkan untuk melihat review mesin yang bersangkutan, kemudian pastikan untuk bertanya mengenai aftersalesnya.
Apabila membutuhkan informasi lebih jelas mengenai mesin cutting sticker, baik untuk harga ataupun kinerjanya, bisa untuk mengisi kolom kementar yang ada di bawah.

Friday, October 13, 2017

Mesin laser cutting

Ini adalah salah satu jenis mesin yang banyak digunakan dalam bidang advertising, dan juga dalam bidangan industri kerajinan, ada beberapa jenis mesin mesin laser cutting yang memiliki kemampuan tersendiri, beserta dengan kelebihan dan kekurangannya.
Untuk mesin ini sendiri hanya 2 jenis saja yang lebih populer daan banyak digunakan, meskipun ada beberapa jenis lagi yang tersedia, untuk yang umum digunakan yaitu jenis CO2 laser dan fiber laser, keduanya memiliki kemampuan yang jauh berbeda.

Mesin laser cutting CO2

Ini adalah yang paling banyak digunakan, mesin laser cutting CO2 banyak dipakai untuk memotong ataupun melakukan proses grafir / engraver, dan mayoritas yang digunakan adalah produk asal China, karena dari segi harga jual memang jauh lebih murah dibandingkan dengan produk asal Jepang ataupun Eropa.
Mesin laser cutting Oree
Oree O-C
Menggunakan tabung laser CO2, dan untuk powernya tersedia beberapa pilihan, mulai dari 60 watt hingga 280 watt (yang umum digunakan), dan semakin besar power laser yang digunakan, semakin tebal pula bahan yang dapat dipotong.
Pada jenis mesin laser cutting CO2 ini juga terbagi menjadi 2 pilihan, yaitu non-metal dan metal, maksudnya adalah ada yang hanya dapat digunakan untuk memotong bahan non metal saja, serta ada yang dapat digunakan untuk memotong bahan metal juga.
Untuk non-metal biasanya digunakan untuk memotong bahan acrylic, mdf, kulit, serta beberapa jenis bahan lainnya, power dari mesin tersebut berkisar mulai dari 60 watt hingga 130 watt, dengan power 130 watt bisa untuk memotong bahan acrylic yang memiliki ketebalan hingga 2 cm.
Yang dapat dipergunakan untuk memotong bahan metal adalah mesin laser cutting dengan power mulai dari 150 watt, namun untuk bahannya sendiri terbatas, biasanya hanya stainless dan carbon steel, dan itupun dengan bahan yang tidak terlalu tebal.
Kelemahan dari jenis metal ini apabila digunakan adalah hasil potong yang tidak terlalu rapi ketika memotong bahan metal, biasanya hasil potong agak kasar dan tidak terlalu rata, sehingga dibutuhkan finishing lagi untuk membuat bahan hasil potongannya menjadi lebih halus.

Harga mesin laser cutting CO2

Harga mesin laser cutting CO2 tergantung dari power serta tipe mesin tersebut, dengan power 130 watt dan ukuran bidang area kerja 130 x 90 cm harga jenis non metal berada di angka 110 jutaan, sedangkan dengan ukuran yang sama tetapi memiliki power 150 watt berada di harga 195 jutaan untuk yang bisa memotong bahan metal.
Lalu mesin yang memiliki ukuran lebih besar, yaitu 130 x 250 cm untuk jenis non metal mencapai 190 jutaan dengan power 130 watt, sedangkan yang memiliki power 150 watt dan dapat memotong bahan metal mencapai 260 jutaan dengan ukuran yang sama.

Mesin fiber laser

Mesin fiber laser berbeda peruntukannya, karena hanya dapat dipergunakan untuk memotong bahan metal saja, tidak dapat dipergunakan untuk memotong bahan non-metal, namun kualitasnya jauh lebih baik, dari segi hasil potong maupun kecepatannya.
Powernya sendiri jauh lebih besar jika dibandingkan dengan mesin laser cutting CO2, untuk fiber laser ini powernya mulai dari 300 watt hingga ribuan watt, untuk yang menggunakan power 300 watt bisa memotong bahan stainless steel dengan ketebalan hingga 1,5 mm.
Ada juga dari jenis mesin fiber laser metal ini yang dapat di pergunakan untuk memotong bahan kuningan dan tembaga, namun tentu saja dengan ketebalan tertentu, untuk yang menggunakan power 700 watt bisa memotong bahan kuningan dengan ketebalan 1 mm.
Hasil potong mesin laser cutting metal ini jauh lebih baik, tidak perlu melakukan finishing untuk menghaluskan hasil potongan seperti mesin CO2 laser, dan memotong desain kecil juga tetap didapatkan hasil yang baik, bidang area kerja dari fiber laser juga rata-rata berukuran besar.
Sedangkan kelemahan dari mesin fiber ini salah satunya adalah pada harga jualnya yang cukup tinggi, jauh lebih mahal dibandingkan dengan CO2 laser tadi, namun memang ini sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh mesin ini.
Harga mesin fiber laser dengan power 300 watt mencapai 630 jutaan, bidang area kerjanya 130 x 250 cm, sedangkan untuk yang memiliki power 700 watt mencapai 1,1 M, utamanya adalah dari power laser dari mesin tersebut yang memiliki pengaruh terhadap harga.

Mesin laser cutting terbaik

Sulit untuk menentukan mesin laser cutting terbaik, karena banyak faktor yang berpengaruh, tidak hanya dilihat dari hasil kerjanya saja, juga dari stabilitas dan kualitas mesin tersebut, berat dari mesin juga berpengaruh terhadap daya tahannya.
Selain dari fisiknya, yang juga berpengaruh adalah support dan aftersales dari penjualan, dan akan lebih baik lagi jika memiliki service center resmi, sehingga jika terjadi kendala suatu saat tidak akan bingung mencari spare parts atau dukungan teknisi.
Jangan hanya melihat dari harga jual mesin laser cutting saja, akan lebih baik untuk melihat langsung demo dari mesin tersebut apabila memang berminat untuk membeli, dan perhatikan mengenai latar belakang penjual atau perusahaan supplier tersebut, agar tidak salah dalam memilih.